webnovel

KENAPA KAMU TAK BISA SEPERTI ADIKMU

Translator: Wave Literature Editor: Wave Literature

Zhao Yuexiu dan Chi Changjing pun terkejut.

Berbeda dari orang tuanya, Chi Mingkun justru tidak heran. Ia mendengus dingin, "Dulu keluarga nenek juga bisa dihitung sebagai keluarga ternama di kota Nan, 'kan?"

"Meskipun akhirnya gulung tikar dan pindah ke desa Yun, tetapi koneksi orang tua itu pasti masih tersisa. Para pemimpin Universitas Kedokteran Kota Nan mungkin kenal dengan nenek dan mengizinkan gadis desa itu masuk ke sana, tak ada yang aneh," lanjut Chi Mingkun.

Kata-kata Chi Mingkun itu masuk akal juga.

Namun di dalam hati, Zhao Yuexiu dan Chi Changjing tetap merasa ada yang aneh.

Chi Yan seolah tidak sengaja berkata, "Popularitas kakak bagus sekali, lho! Hari ini pada jam sarapan, aku lihat dia sedang makan dengan seorang pria asing… kemudian setelah jam pelajaran, ia juga pergi dengan pria asing lainnya…"

"Prak!" Zhao Yuexiu tiba-tiba meletakkan sumpitnya ke meja dengan kuat. Frustasi, ia berkata, "Dasar anak itu! Sejak kecil tidak pernah diajari sopan santun, hanya bisa membawa sikap buruk saja ke rumah ini!"

Chi Yan menundukkan kepalanya, dengan hati-hati ia berkata, "Mama, kamu jangan marah… Bukankah hal bagus jika kakak bisa mendapatkan teman baru dalam waktu singkat?"

"Bagus apanya?!" Zhao Yuexiu mengerutkan alisnya erat, dengan emosi ia berkata, "Dia itu seorang gadis. Bukannya berteman dengan sesama gadis lain, dia malah bisa-bisanya berteman dengan pria-pria asing, apa dia tak tahu malu?!"

"Chi Yan, kamu di kampus jangan dekat-dekat dengannya. Jangan sampai orang lain salah paham denganmu!" kata Zhao Yuexiu.

Chi Changjing tidak mengatakan apapun.

Chi Gui memang anak kandungnya, tapi karena selama dua puluh tiga tahun tidak pernah hidup bersama, perasaan kekeluargaan mereka sudah sangat pudar.

Jika Chi Gui memiliki sifat yang sama dengan Chi Yan, ia mungkin mau memberikan perhatian kepadanya. Namun dilihat dari sisi mana pun, Chi Changjin tidak merasa Chi Gui pantas mendapatkan perhatian darinya.

Chi Mingkun berkata dengan tenang sambil memegang sumpitnya, "Yanyan, kalau dia berani menggunakan nama keluarga kita di kampus dan membuat buruk namamu, bilang kepada kakak. Aku akan memberinya pelajaran agar dia tahu bagaimana menjadi orang dengan baik."

Zhao Yuexiu memberikan lauk ke mangkok Chi Mingkun, "Kamu tidak perlu mencemaskan hal ini, cukup fokus dengan pelajaranmu saja."

"Tidak bisa begitu! Yanyan adalah adik kesayanganku, mana bisa aku melihat gadis desa itu mengganggunya?"

Chi Yan pun tersenyum dengan manis kepada Chi Mingkun. "Terima kasih, kakak!"

Pada saat yang bersamaan, Chi Gui pulang.

Chi Yan melihat Chi Gui yang masuk ke rumah dengan tenang. Pupil matanya bercahaya, ia tidak berbicara.

Namun, Zhao Yuexiu tidak bisa menahan diri, ia segera melempar sumpitnya dengan marah, "Kamu hari ini berkeliaran dengan teman-temanmu yang tidak jelas itu lagi ya? Aku katakan kepadamu, kedepannya, kamu akan berangkat dan pulang dari kampus dengan mobil rumah. Selesai belajar, kamu harus segera pulang!"

Masih dengan emosi, Zhao Yuexiu melanjutkan, "Ayahmu sudah mencarikan guru etiket, kamu perlu belajar baik-baik dengannya setiap hari! Kalau tidak, nanti jika ada tamu ataupun saudara yang datang, seluruh anggota keluarga juga akan ikut menjadi bahan tertawaan karena kamu…"

Chi Gui menghentikan langkah kakinya dan berdiri di tempat, dengan tenang memotong kata-kata Zhao Yexiu,, "Hari ini aku akan pindah keluar."

Semua orang terkejut.

 Zhao Yuexiu segera bertanya, "Pindah? Memangnya kamu bisa pindah ke mana?"

Chi Gui menjawab dengan santai, "Masalah itu tidak perlu kamu khawatirkan."

"Apa maksudmu aku tidak perlu khawatir?!" Zhao Yuexiu mengulurkan tangannya, ingin menarik Chi Gui, "Aku adalah ibumu! Kalau aku tak peduli padamu, siapa lagi yang akan memedulikanmu? Kenapa kamu tak bisa seperti adikmu…"

Saat tangan Zhao Yuexiu belum sempat menyentuh Chi Gui, ia sudah melihat putri pertamanya itu membalikkan badan dan menatap lurus kepadanya.

Tiba-tiba, Zhao Yuexiu tertegun.

Mata Chi Gui gelap gulita, sangat tenang. Tatapannya kepada Zhao Yuexie itu, bagaikan sedang melihat orang asing.

Hati Zhao Yuexiu menjadi dingin dalam seketika. Kata-kata yang ingin diucapkannya pun seolah tersendat di leher, tidak bisa keluar.

Zhao Yuexiu sedang menunggu Chi Gui mengatakan sesuatu, tetapi gadis itu hanya menatapnya, kemudian membalikkan badan dan naik ke atas.

Ruang tamu menjadi sunyi dalam seketika.

Tidak lama kemudian, Chi Gui turun dengan tas ransel hitamnya.

Chi Gui berkata kepada Zhao Yuexiu dan Chi Changjing dengan nada sopan dan asing, "Beberapa hari ini aku sudah banyak mengganggu kalian, terima kasih banyak."

Zhao Yuexiu dan Chi Changjing tidak dapat mengatakan apapun…

Hingga bayangan Chi Gui menghilang di luar pintu, mereka semua baru tersadar dari kejadian mengejutkan itu.

'Chi Gui, dia… sepertinya memang tidak pernah membawa masuk barang bawaannya pulang ke sini…'