webnovel

Jodoh Tak Pernah Salah

COMPLETED Season 2 Kepergian Dila menorehkan luka dalam di hati Bara. Waktu pun bergulir hingga tiga tahun telah terlewati. Bara dan Dila tak sengaja bertemu di suatu negara dalam suasana dan kondisi yang berbeda. Dila heran karena Bara tak mengenalinya lagi, malah terkesan judes dan cuek padanya. Apakah yang terjadi pada Bara hingga tak mengenali Dila sama sekali? Season 1 Dila (30 tahun ) seorang pegawai bank yang sukses dalam karier tapi belum menikah karena menunggu laki-laki pujaannya yang bersekolah di Mesir. Desakan menikah dari keluarga membuat Dila menerima perjodohan yang di atur kedua orang tuanya. Bara seorang pengusaha sukses belum juga menikah di usianya yang ke 35 tahun. Orang tuanya memaksanya menikah dengan Dila. Bagaimanakah pernikahan mereka ketika Dila mengetahui Bara seorang gay. Apakah Dila akan mundur atau berusaha membantu Bara kembali ke kodratnya? Apakah pasangan gay Bara akan membiarkannya bahagia dengan pernikahannya? HARAP BIJAK MEMILIH BACAAN.GENRE DEWASA.CERITA KHUSUS 21+. BERISI PERCAKAPAN VULGAR. ANAK DIBAWAH UMUR DILARANG MENDEKAT! Cover ini milik saya. IG @vivibarbara1708 WA 081368349768

ViviBarbara · LGBT+
Not enough ratings
581 Chs

Part 198~ Pertemuan Fatih dan Bara ( 4 )

"Aku kelahiran 84. Aku dan Iqbal sepantaran," jawab Fatih meneguk minumannya. Sebelum melahap mie, mulut Fatih berkomat-kamit membaca doa akan makan.

Dian semakin terkesan dengan Fatih. Jaman sekarang sangat langka menemukan pemuda seperti Fatih. Udah ganteng, pintar, sopan dan agamanya bagus. Pria seperti Fatih ibarat mencari jarum dalam tumpukan jerami. Dari seribu pria di Indonesia hanya satu yang seperti Fatih. Dian pun berpikiran usil, bertemu cowok langka seperti Fatih harus dijaga dengan baik dan dilestarikan. Jika tidak akan punah.

"Aku kelahiran 89. Jadi aku manggil apa ini? Mas, uda, abang, kakak?"

"Terserah kamu aja. Senyamannya aja."

"Ok baik. Panggil kakak saja dech."

"Terserah aja. Kalo kamu panggil nama ntar dibilang enggak tahu kato nan ampek," celetuk Fatih berkelakar.

"Iya itu. Orang Minang kalo komunikasi terkesan keras gitu. Sebagai orang Sunda nich merasa ada jarak gitu etika bicara dalam Minang. Mungkin beda budaya beda kali ya."

Locked Chapter

Support your favorite authors and translators in webnovel.com